Dr. (H.C) Eliezer Sahat Maruli Hutagalung, S.H., M.Hum

0
767

Elieser Sahat Maruli Hutagalung, S.H., M.H. (lahir 9 April 1958; umur 61 tahun) adalah mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sejak 11 Desember 2015. Sebelumnya ia menjabat sebagai Dirdik pada Jampidus sejak periode 16 Oktober 2014 hingga 11 Desember 2015.

Data Pribadi Nama                  : Dr. (H.C) ELIEZER SAHAT MARULI HUTAGALUNG, S.H.,M.Hum.

Tempat/Tanggal Lahir               : Jakarta, 09 April 1958

Agama                                   : Kristen Protestan

Pekerjaan                               : Purna Adhyaksa Alamat

Pangkat/Gol. Terakhir              : Jaksa Utama / Gol. IV / e

Jabatan Struktural Terakhir    : Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Periode 11/12/2015 s.d 30/04/2018)

Riwayat Jabatan

  • Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur
  • Kepala Kejaksaan Tinggi Papua (2013)
  • Dirdik pada Jampidus (2014)
  • Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (2015)

Pensiun Dini (Purna Adhyaksa) pada tanggal 1 Mei 2018 dengan masa pengabdian di Kejaksaan RI selama 38 tahun 6 bulan

Dan dalam semasa menjabat mendapatkan beberapa Penghargaan berupa:

  1. Tanda Jasa Satya Lancana Karya Satya XX  tahun 1999
  2. Tanda Jasa Satya Lancana Karya Satya XXX  tahun2010

Selama menjadi Pejabat di Kejaksaan segudang Prestasi Penanganan Perkara telah didapatkanya, dimana salah satu diantaranya adalah PIDSUS  Berhasil mengungkap perkara korupsi yang melibatkan mantan Menteri BUMN, an. Dahlan Iskan (DI) dan pengungkapan kasus korupsi an. La Nyalla Mattaliti (LNM), pada saat menjabat selaku K epala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada tahun 2016 – 201 7 .

Yang kemudian juga mendapatkan Prestasi Dalam Kedinasan Tahun 2008  Jaksa pertama yang mendapatkan “Piala Citra Pelayanan Prima”, diberikan kepada Unit Pelayanan Publik Tahun 2008 dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, sewaktu menjabat selaku Kajari Tanjung Pinang. Piala diberikan kepada 80 unit pelayanan Publik berdasarkan Keputusan Menpan No.346/KEP/M.PAN/10/2008 tentang Pemberian Penghargaan Citra Pelayanan Prima kepada Unit Pelayanan Publik pada tanggal 31 Oktober Tahun 2008.

Selain Prestasi dalam kedinasannya, beliau memiliki prestasi diluar kedinasan yaitu ESM Hutagalung mengaku dirinya seorang pecinta (pegila) catur sejati. “Istri pertama saya adalah catur, dan istri kedua berada di rumah. Karena catur sudah ikut membesarkan saya. Dan saya 20 tahun lebih mengikuti berbagai kejuaraan baru bisa meraih gelar master nasional,” kata pria punya gelar master nasional di olahraga catur ini. (disadur dari: Kupang Pos).

Beberapa prestasi dalam bidang catur telah diraihnya,

F I D E I n t e r n a tio n al O p e n C h e s s T o u r n a m e n t ” Piala Jaksa Agung”,tanggal 31 Juli – 6 Agustus 2017, bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Jatim. Dibuka oleh Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo pada tanggal 1 Agustus 2017. Turnamen diikuti oleh 4 negara (Indonesia, Malaysia, Filipina dan Uzbekistan). Diikuti oleh Grand Master (GM) Catur (2orang GM, satu dari Indonesia, yaitu GM Susanto Megaranto, dan 1 orang GM dari Filipina), 2 orang Master Internasional (MI) serta 80 orang Master Nasional (MN) dan seluruh peserta berjumlah 256 orang pecatur dari 20 provinsi.

Kegiatan Pasca Purna Adhyaksa:

1. Selaku Komisaris Maspion Group     Terhitung 1 Mei 2018 s.d saat ini

2. Selaku Komsaris PT. Enviromate Technology International Terhitung 1 Mei 2018 s.d saat ini

3. Ketua Pendiri Kantor Hukum DR (HC)  E. S. Maruli Hutagalung, S.H, M.Hum And  Partners  Terhitung 13 Januari 2020 s.d saat ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here